Biarkan saja

Dulu, tiap tiap spora yang mendarat setelah tertebar angin secara acak dan abstrak, dibunuh dan dikubur dalam2.

Kini berkembangbiaklah, keluarlah dari lembabnya gelap, mohonkan cahaya dan udara hingga kau kuat mengakar, retakkan liatnya tanah,
Tantanglah angin dan terik

Suatu saat kau dapat lebih konsisten, walaupun hanya dibanding dengan plin-plannya cuaca,

Posted from my heart

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: