May Day, MAYbe someDAY will be better day

Tanggal 1 Mei 2008, berbondong- bondong semangat tumpah memadati jalan kota. Pawai pabrik ke pabrik, Long march, menandakan ada agenda besar serentak di waktu yang sama. May Day, hari bersejarah bagi dunia. Hari buruh sedunia, entah istilah tersebut apakah cukup layak menurut segi bahasa, atau jika dibandingkan dengan kenyataan yang ada pada saat yang sama. Buruh, Tani, dan bangsa Indonesia pada umumnya, masih diliputi diskriminasi di negeri ini. Bukan hanya tertuju pada diri mereka sendiri, namun menurun hingga anak turunannya. Kesulitan yang entah manipulasi atau kondisi alami yang dirasakan, menimbulkan garis- garis strata yang jelas. Antara kemanusiaan dan keserakahan, Antara kepedulian dan apatisme, antara si Ini dengan itu. Anak cucu terpaksa mendapatkan juga ketidakadilan yang sama, ketidakadilan dalam pendidikan, perlakuan hukum, fasilitas kesehatan, sementara harapan dan impian memperbaiki keadaan terlempar, jatuh, dan berkeping keping pecah. Lalu, kemana wakil rakyat yang engkau pilih wahai saudaraku, yang kita percayai dulu? Apakah janji- janji masih dapat terealisasi. Atau, cukuplah lagu dari Saykoji cukup sudah menjadi bukti, kedangkalan yang sudah semakin menjadi. Suatu hal yang harus dan perlu dipertanyakan hari ini, esok dan lusa. Sudah merdekakah Kita wahai saudaraku

Merdekakah Kita

( by : Saykoji )

apakah definisi dari kata merdeka
di jaman penuh tabrakan kepentingan berbeda
saat arus informasi publik telah terpotong
oleh belenggu hukum penguasa yang meneropong

ke dalam privasi cari sindikasi
dan melukai kemerdekaan teriritasi
indikasi sikap menghambat laju kemajuan
ataukah penguasa mencari pengakuan

korbankan jalur sukses sektor berbagai bidang
banyak pihak jadi pincang melangkah timpang
menganggap kami bodoh tak bisa membedakan
konsekuensi akan informasi tak mengenakkan

tak terelakkan, keburukan kan tetap ada
di dunia maya dan dunia politik di depan mata
elit penguasa dengan manuver mencari nama
bersikap bagaikan bocah puber menjadi sama

mengesahkan kekang informasi sambil tertidur
menganggap tugas wakil rakyat seperti libur
korosi oleh korupsi saja tak terurusi
mau mengatur laju sukses banyak institusi

sementara banyak hal penting yang tak terjamah
sejak jaman kemerdekaan hal hal yang sama
kemiskinan, pendidikan, kesehatan
kesempatanpun dirusak dengan kenekatan

mencekal pornoaksi provokasi proaksi
maling teriak maling tak melihat situasi
berapa banyak pejabat nikmati prostitusi
mewakilkan rakyatnya dengan ngorok di kursi

kita tak bodoh bangsa kita berakal budi
dianggap tak bisa filter informasi aku tak sudi

May Day……………. Mungkin esok anak-anak Kita dapat bersekolah, membeli buku,

Mungkin adik-adik kita, mendapatkan demokrasi di kampusnya

Mungkin Kita bisa belajar menelaah apa yang kita jemput selama ini, yaitu kenyataan

Someday will be better day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: