hartamu dan kamu adalah milik orang tuamu

KALAMUL ILMI

bairul walidain

Rasulullah Saw pernah berkata kepada seseorang, “Kamu dan hartamu adalah milik ayahmu.” (Asy-Syafi’i dan Abu Dawud)

Keterangan: Terdapat satu riwayat yang cukup panjang berkaitan dengan hal ini. Dari Jabir Ra meriwayatkan, ada laki-laki yang datang menemui Nabi Saw dan melapor.

Dia berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku ingin mengambil hartaku ….”
“Pergilah Kau membawa ayahmu kesini”, perintah beliau. Bersamaan dengan itu Malaikat Jibril turun menyampaikan salam dan pesan Allah kepada beliau.

Jibril berkata: “Ya, Muhammad, Allah ‘Azza wa Jalla mengucapkan salam kepadamu, dan berpesan kepadamu, kalau orangtua itu datang, engkau harus menanyakan apa-apa yang dikatakan dalam hatinya dan tidak didengarkan oleh teliganya”.

Ketika orang tua itu tiba, maka nabi pun bertanya kepadanya: “Mengapa anakmu mengadukanmu? Apakah benar engkau ingin mengambil uangnya?”

Lelaki tua itu menjawab: “Tanyakan saja kepadanya, ya Rasulullah, bukankah saya menafkahkan uang itu untuk beberapa orang ammati (saudara ayahnya) atau khalati (saudara ibu) nya, atau untuk keperluan saya sendiri?”

View original post 230 more words

sinergi

image

Mari Percaya

image

Semua berawal dari rasa percaya. Ibarat orang sakit yang merasa enakan setelah beberapa saat meminum obat. Padahal belum tentu obat yang diminum mampu bereaksi secepat yang dirasakan. Ibarat orang yang merasa nyaman untuk mencukur rambut di tukang cukur, padahal si tukang cukur seenaknya mengubah dan memaksa merubah posisi kepala kita. Ibarat bumbu dapur yang ditebar ke laut agar mudah mencari ikan di laut. Ibarat mahasiswa yg membuat perhitungan berdasarkan teori para ilmuwan. Ibarat petualang yang mematuhi kemana arah jarum kompas. Ibarat hati ini percaya pada dirimu. Terus mencoba untuk percaya, pada Dzat yang menjadikan semua ibarat itu berubah nyata. Percaya kepada Yang Maha Pemberi Kepercayaan, bahwa akan ada indah pada waktunya, masing-masing atau bersama, asal kita tak goyah untuk tetap percaya.

Lake Toba Landscape

image

Morning with Lake Toba… Menyegarkan

“Saya sudah travel ke lebih dari 90 kota di dunia, tetapi Indonesia tetap paling indah, bukan karena saya promosi disbudpar, tapi saya membandingkan, kalau memotret landscape di Indonesia, variasinya bisa banyak” (Ridwan Kamil:TEDxTalks)

Banyak yang sepakat dengan pernyataan pak ridwan kamil, kalau saya belum banyak merasakan alam luar Indonesia, jadi belum bisa berkata banyak.

Satu hal yang mungkin kita semua akan sepakati, ukuran nilai keindahan objek alam Indonesia, bukan hanya murni dari view landscapenya, ada kearifan lokal yang memberikan jiwa dan menambah manis rasa di tiap view objek alam Indonesia. Tetap jaga dan tingkatkan kearifan lokal di tempat kita…!

Is it true ?

(Photo from friend, thanks so much)

Mt. Papandayan

image

Perhaps said “Good morning Garut”..

Around The Merapi

Around The Merapi

Prosperity

Analogi Sebuah Dunia

Dikisahkan, ada seorang pemuda yang sedang jatuh cinta kepada seorang wanita. Pemuda tersebut memutuskan untuk sesegera mungkin melamar wanita itu. Kemudian si pemuda meminta kepada ayahnya agar dilamarkan ke keluarga wanita tersebut. Ayahnya penasaran untuk melihat terlebih dahulu wanita yang sampai sedemikian membuat anaknya jatuh hati.
Saat sang ayah melihat si wanita, tanpa berpikir panjang, sang ayah berkata seraya menasehati anak lelakinya. “Nak, wanita itu tidak pantas untukmu, ia perlu seorang lelaki yg lebih dewasa tuk jadi suaminya”. Si anak lelaki tidak terima dgn perkataan sang ayah. Terjadilah perselisihan antara ayah-anak, tak berujung damai, akhirnya mereka memutuskan membawa masalah ini ke polisi.
Sang polisi kemudian menanyakan duduk permasalahan yg membuat hubungan ayah-anak ini buruk. Setelah tahu bahwa hanya karena seorang wanita, sang polisi berkata “hanya karena seorang wanita, ayah-anak bisa mempermasalahkan hingga ke polisi, padahal masih banyak masalah lain di negeri ini”. Kemudian si polisi memanggil si wanita, spontan sang polisi berkata kpada ayah-anak bahwa wanita ini tidak cocok untuk kalian berdua, wanita ini memerlukan suami yg berwibawa. Sontak ayah-anak tak setuju dengan pendapat sang polisi. Dibawalah urusan mereka kepada seorang hakim. Hakim pun berbicara, “masih begitu banyak permasalahan negeri ini, dan kalian ayah-anak-polisi, saling menuntut hanya karena wanita”. Namun setelah hakim melihat si wanita, berkatalah hakim “wanita ini tidak sesuai dengan kalian, dia memerlukan seseorang yg memiliki jabatan dan berwibawa seperti seorang hakim”. Sontak 3 orang tadi tidak terima dan mengadukan hakim tersebut ke pemimpin negeri mereka.
Pemimpin negeri kecewa melihat tingkah para penduduk negerinya yg harus berselisih paham hanya karena masalah seorang wanita. Pemimpin lantas memanggil wanita itu. Hanya saja apa yang dia katakan, seperti halnya perkataan penduduk negerinya. ” Wanita ini membutuhkan pria yg berwibawa serta berkuasa”. Maka bertambahlah yg mengejar wanita itu.
Akhirnya si wanita berkata “yang dapat memiliku adalah yang bisa meraihku saat aku berlari”. Kemudian si wanita berlari, diikuti kejaran para pengagumnya, terus berlari. Kadang sang anak hampir meraihnya, lalu dijegal oleh ayahnya dan didahului oleh hakim dan penguasa. Dan sebaliknya, kadang hakim memimpin dalam perlombaannya, tapi didahului penguasa, kadang penguasa memimpin, dan kemudian kembali sang ayah memimpin. Sampai tiba-tiba empat orang itu terjatu kedalam sebuah lubang yang dalam di tengah jalur lari mereka.
Sang wanita kemudian berhenti berlari, berjalan balik ke lubang itu. Melihat kebawah dan hanya tersenyum. Empat orang itu berkata. “Sebenarnya siapakah engkau duhai wanita yang kami perebutkan ?”. Si wanita berkata “aku adalah dunia, dan lubang tempat kalian terjatuh adalah liang kubur, kalian hanya sibuk berlari dan memandang aku, tanpa kalian sadari lubang yang pasti ada di jalan tempat kalian berlari”.

#Ngenakegwbgt
tarik nafas, depok,2012